Beberapa Varietas Kopi Arabika, Nomer 15 Varietas Unggul Di Indonesia

Kopi arabika terkenal banyak penggemarnya. Hal ini karena kopi ini dipandang lebih harum dan kaya rasa dibanding jenis robusta atau jenis lain. Arabika memiliki banyak varietas, dan berikut beberapa varietas kopi arabika yang bisa diketahui:

1. Typica

Typica merupakan varietas kopi arabika pertama yang masuk ke Indonesia dengan dibawa oleh Belanda walaupun sempat punah. Namun begitu, tidak semua dari jenis ini punah. Masih ada Typica lokal seperti Bergendal dan Sidikalang yang banyak ditemukan di Sumatera, Sulawesi serta Flores.

2. Hybrido de Timor (HDT)

Salah satu varietas kopi arabika ini juga dikenal dengan nama “Tim-Tim” yang berasal dari kata Timor-Timur. Jenis ini merupakan hasil persilangan alamiah antara Arabika dengan Robusta. Nama lain dari varietas ini adalah “Churia”

3. Linie S

Linie S ini merupakan varietas kopi arabika yang berasal dari India. Kemudian dikembangkan lagi menggunakan kultivar Bourbon dengan hasil seperti S-288 dan S-795. Linie S banyak ditemukan di daerah Aceh, Lintong, Jawa, Sulawesi serta Flores.

4. Linie Ethiopia

Jenis ini pertama kali masuk di Indonesia sekitar tahun 1928 yaitu di Pulau Jawa. Terdapat juga varietas lain yang merupakan keturunan linie Etiopia yaitu Rambung dan Abyssinia. Kemudian dikembangkan juga dengan nama “USDA” di daerah Sumatera dan Flores

Baca Juga :  Minuman Olahan Kopi Arabika Khas Indonesia

5. Catura Cultivars

Catura Cultivars ini merupakan varietas kopi arabika yang merupakan hasil persilangan dari kopi Bourbon. Kopi Booubon dikenal berasal dari Brazil.

6. Lini Catimor

Varietas ini mirip dengan jenis “Tim – Tim” yang merupakan persilangan antara kopi arabika dan robusta. Namun varietas ini dikenal memiliki karakteristik yang kurang bagus karena aroma dan rasa yang tidak sebaik kopi yang lain. Petani kopi aceh sering menyebutnya sebagai “Ateng Jaluk”.

7. Bourbon

Varietas ini sendiri lahir di arab yang dibawa oleh Perancis dari Yaman. Selanjutnya biji kopi tersebut ditanam di Pulau Bourbon yang sekarang bernama Pulau La Reunion. Bourbon memiliki buah berwarna merah, namun terkadang mengalami mutasi alami menjadi yellow dan orange Buoubon.

8. Geisha

Geisha merupakan varietas kopi arabika asli. Pertama kali kopi ini ditanam di kota bernama Gesha yang terletak di bagian barat Ethiopia. Kopi ini dikenal memiliki aroma melati yang halus dengan tingkat keasaman yang lembut. Geisa juga mengandung cita rasa buah-buahan yang unik.

Baca Juga :  Mau Bisnis Cafe Hits Ala-ala London Street? Franchise Cafe Brick Aja!

9. Mundo Novo

Varietas ini merupakan hasil persilangan antara Bourbon dan Typica dan pertama kali ditemukan di Sao Pulo, Brazil. Namun biji kopi tersebut kemudian ditanam di kota Mundo Novo. Itulah cikal bakal kopi ini memiliki nama Mudo Novo sekitar tahun 1943.

10. Caturra

Caturra dikenal memiliki bentuk kerdil, merupakan hasil dari mutasi alami dari varietas Bourbon yang tumbuh di Brazil. Namun bedanya, jenis ini mempunyai tingkat kemanisan yang lebih rendah dari Bourbon.

11. Villa Sarchi

Villa Sarchi merupakan hasil mutasi dari Bourbon yang tumbuh di Sarchi, Kostarika. Karakteristik varietas arabika jenis ini adalah memiliki rasa manis dan asam yang pas disertai aroma buah yang kuat.

12. Catuai

Salah satu jenis varietas kopi arabika ini memiliki buah yang umumnya berwarna merah dan kuning. Catuai sendiri memiliki tingkat keasaman yang tinggi. Varietas ini merupakan hasil persilangan dari Caturra dengan Mundo Novo. Jenis ini banyak dibudidayakan di Indonesia Dan Amerika selatan.

13. Ethiopian Heirloom

Ethiopia dikenal memiliki banyak varietas kopi arabika yang bukan berasal dari typica. Terdapat ribuah jenis yang lahir dari persilangan alami yang terjadi selama ratusan tahun. Namun, varietas ini belum cukup dikenal dan minim informasi jadi masih digolongkan “liar”. Ethiopian Heirloom ini merupakan representasi varietas “liar” tersebut.

Baca Juga :  9 Kopi Arabika Terbaik Di Dunia Yang Wajib Diketahui

14. Colombia

Sesuai namanya,salah satu varietas kopi arabika ini banyak ditemukan di Negara kolombia. Tanaman kopi jenis ini dikenal banyak sekali menghasilkan buah dan sangat tahan terhadap penyakit tanaman.

15. S 795

Varietas ini dikenal merupakan varietas unggul di Indonesia. Memiliki buah berwarna merah hati. Arabika jenis ini mulai berbunga pada umur 15 – 24 bulan dan cukup tahan terhadap hama.

16. USDA 762

Produktivitas varietas unggul ini bisa mencapai sekitar 800-12.000 kg/ha. Umumnya USDA 762 ini mulai berbunga pada umur 32-34 dan cukup tahan terhadap hama karet daun.

17. Andung Sari

Andung sari juga merupakan varietas unggul di Indonesia. Produktivitas varietas kopi  arabika jenis ini sekitar 350 kg/ha. Mulai berbunga pada umur 15-24 bulan dan cukup tahan walaupun ditanam pada area yang kurang subur.