Mau Buka Cafe? Cek Beberapa Hal INI!

Berbisnis kini merupakan hal yang bisa dibilang hype baik di kalangan pebisnis yang memang sudah lama menekuni bidang ini maupun pebisnis-pebisnis muda yang notabene didominasi oleh anak muda. Peluang untuk mendapatkan keuntungan yang bukan kaleng-kaleng membuat tidak sedikit yang tergiur dengan peluang berbisnis. Tak heran jika kini banyak yang lebih memilih untuk berbisnis dan menjadi bos di usaha mereka sendiri ketimbang bekerja dan menjadi karyawan.

Perubahan pola pikir masyarakat kita yang kini lebih menyukai kefleksibelan dan kebebasan dalam mencari rupiah membuat berbisnis banyak dipilih sebagai solusi. Memang, selain mendapatkan keuntungan yang tidak dapat kita prediksikan karena bisa jadi berkali lipat dari modal yang kita dapatkan, membuka usaha atau berbisnis juga memberikan kita keleluasaan dalam pengelolaannya.

Tidak seperti kerja kantoran yang mengharuskan kita berangkat subuh pulang malam, dengan seragam, belum lagi kalau lemburan, dan keesokan paginya masih harus bekerja lagi, berbisnis menawarkan kenyamanan dengan ketiadaan jam kerja yang paten. Kita bebas mengelola bisnis kita ini kapanpun dimanapun. Oleh karenanya, kini banyak yang beralih menjadi pebisnis dengan beberapa pertimbangan di atas.

Mungkin Anda masih berpikiran jika membuka bisnis itu pusing, ribet dan sulit. Sebenarnya tidak, ada banyak hal yang perlu kita kelola memang, namun hal itu bukan menjadi alasan untuk mengurungkan niat berbisnis kita. Kalaupun pada prosesnya kita menemukan hambatan atau kesulitan, kita bisa kok meminta bantuan dari konsultan bisnis yang memang sudah berpengalaman dan memiliki jaringan yang luas di bisnis yang Anda jalani. Jadi tidak perlu takut untuk memulai karena Anda tidak sendirian.

Berbicara soal bisnis, saat ini ada tren bisnis baru yang sedang naik daun, yakni bisnis cafe. Bisnis yang masuk ranah bisnis kuliner ini terbilang cukup hype dan banyak peminatnya saat sejalan dengan bertumbuhnya sisi konsumtif masyarakat kita yang saat ini menjadi lebih gemar “jajan di luar” atau “nongkrong di luar” guna memenuhi sisi sosial dan sosial media mereka.

Baca Juga :  Intip Modal Usaha Menguntungkan Dari Cafe Sederhana

Cafe seringkali dipilih karena selain menyajikan makanan yang enak dan “cantik” pada umumnya, juga menyediakan tempat yang nyaman, terang dan bagus untuk sekedar ngobrol asik atau selfie cantik. Millenial kini gemar akan hal-hal tersebut. Oleh karenanya, membuka bisnis cafe merupakan satu pilihan yang bagus yang bisa kita ambil.

Memang membuka bisnis cafe terdengar sedikit “ngeri”. Mengapa? Karena saat ini membuka satu cafe dengan konsep yang bagus dan hasil akhir memuaskan pasti membutuhkan modal yang tidak sedikit. Belum lagi para pesaing atau pendahulu yang sudah ada yang pasti sudah memiliki pelanggan tetap masing-masing. Atau bahkan new comers yang terkadang menawarkan sesuatu yang lebih menarik ketimbang para pendahulunya, cukup bahaya juga. Namun  jangan khawatir, jika kita mengkonsep cafe dengan sebaik mungkin, bukan tidak mungkin kita bisa masuk dan menduduki peringkat yang baik di jalur bisnis yang rawan bahaya ini.

Berbicara soal konsep cafe, selain konsep sebenarnya ada beberapa hal lain yang perlu menjadi bahan pertimbangan ketika kita akan membuka suatu cafe. Beberapa di antaranya seperti:

1. Promosi tertarget

Kita wajib mengetahui sasaran dari bisnis cafe yang akan kita buat ini. Apakah sasarannya ke anak muda, keluarga, apakah untuk low-mid class atau high class consumer, semua wajib anda tau sebelum melakukan promosi. Jika sudah menemukan “oh ini nih, target cafe saya anak muda misalnya”, baru kita tentukan strategi promosi yang pas. Terkadang banyak orang membuang sebegitu banyak modal tapi tidak tepat sasaran, akibatnya, modal keluar banyak untuk promo, namun tidak banyak konsumen tertarget. Nah hal ini cukup bahaya.

Baca Juga :  Kedai Kopi Murah di Jogja Untuk Mahasiswa

2. Konsep kuat

Konsep kuat akan membangun brand awareness di kalangan konsumen kita. Kita wajib tahu terlebih dahulu apa apa saja yang kita butuhkan untuk mewujudkan konsep tersebut agar terkesan lebih mantap. Konsumen juga cenderung akan lebih tertarik dengan cafe yang memiliki ciri khusus. Misalnya, kita bisa mengedepankan konsep dengan mendekorasi cafe seperti yang dilakukan Cafe Brick di Jogja. Dari segi desain tempat Cafe Brick menawarkan keunikan dengan mengambil tema London street yang jarang diambil cafe-cafe serupa di wilayahnya.

Pemilihan konsep yang kuat juga bisa sedikit mengurangi biaya promosi  kita karena tertutupi oleh promosi yang nantinya akan dilakukan oleh konsumen sendiri. Maksudnya begini, jika cafe berkonsep kuat macam Cafebrick, dengan decorasi yang menarik dan cantik konsumen tentu akan sering berselfie ria dan mengupload-nya di media sosial yang mereka punya bukan? Nah hal ini bisa menjadi passive promotion untuk kita.

3. Makanan yang enak

Karena kita bergerak di bidang kuliner, jangan lupa untuk selalu melakukan inovasi dan eksperimen terhadap hidangan yang kita jual, yang tentunya tidak mengurangi kualitas rasa yang ada. Jangan sampai karena terlalu bersemangat dalam berinovasi kita jadi melupakan rasa. Pilihan menu juga perlu diperhatikan. Kita bisa mencobakan menu-menu baru, namun jika sekiranya kurang diminati oleh customer, menu tersebut bisa saja kita take down untuk diganti menu lain. Untuk urusan rasa memang tidak bisa di kompromi, pelanggan akan tertarik untuk kembali lagi jika menu makanan dan minuman di cafe anda enak tentunya. Bukan begitu?

Baca Juga :  Intip Keuntungan Buka Cafe Disini!

4. Pelayanan yang ramah dan menyenangkan

Untuk urusan pelayanan memang terkadang tidak menjadi prioritas, namun hal ini perlu mendapat perhatian juga. Terkadang kita mungkin kurang peduli pada bagian ini karena terlalu fokus pada sisi lainnya namun terkadang konsumen yang kritis akan mencari celah. Kita perlu memastikan bahwa karyawan yang kita hire merupakan karyawan yang memang benar-benar service oriented sehingga tidak akan bermasalah dalam memberikan pelayanan. Enggak mau kan cafe kita di cap jelek karena pelayananya yang kurang ramah? Pelayanan yang ramah dan menyenangkan juga akan membekas di ingatan pelanggan sehingga bukan tidak mungkin mereka kembali lagi ke cafe Anda.

5. Jangan menyerah hanya karena satu hambatan

Dalam membuka usaha apapun, pastinya kita tidak akan terlepas dari hambatan. Hambatan yang ada baik itu bersifat materiil maupun non materiil bisa kita selesaikan sebenarnya. Jangan lantas berpikiran bahwa dengan adanya hambatan tersebut kita mengurungkan niat untuk membuka usaha cafe idaman kita, jangan. Ada opsi solutif yang bisa kita ambil sebenarnya, yakni dengan berpartner dengan konsultan bisnis yang memang sudah berpengalaman di bidang ini bertahun-tahun. Dengan berpartner dengan konsultan bisnis seperti yang Cafe brick lakukan, kita tidak “dibiarkan” pusing sendiri, ada pihak yang bisa kita ajak berdiskusi untuk menyelesaikan problem yang kita hadapi.  Jika Anda belum tahu mau berpartner dengan konsultan bisnis yang mana, silahkan cek di tab partnership di website ini ya.

Nah itu tadi beberapa hal selain pengkonsepan yang perlu kita perhatikan sebelum memutuskan untuk membuka usaha cafe. Semoga dapat memberikan sedikit gambaran mengenai usaha ini ya! Selamat mencoba!