Mau Buka Bisnis Coffee Shop? Yakin Sudah Lakukan Hal-hal Ini?

Anda tentu setuju bahwa berbisnis kini menjadi satu hal yang digemari masyarakat kita bukan? Hal ini tidak lain dan tidak bukan karena keuntungan yang diperoleh dari bisnis ini. Terlebih lagi dengan kemudahan macam jam kerja yang lebih fleksibel, kemudian pengambilan keputusanakan bisnis kita yang sepenuhnya dibawah kendali kita. Dan pendapat yang mengatakan bahwa “seenak-enaknya jadi karyawan, masih lebih enak jadi bos meskipun di bisnis kecil”, juga tentu terdengar menggiurkan bukan? Belum lagi dengan asumsi masyarakat yang menganggap kita cool dengan membuka bisnis, tentu sudah masuk perhitungan pastinya. Nah hal-hal semacam itulah yang membuat banyak orang tergiur untuk membuka usaha meskipun kecil-kecilan.

Ada banyak usaha yang kini kian digemari. Salah satu di antaranya adalah yang berkutat di bidang kuliner. Tidak seperti bidang lainnya, kenaikan bisnis kuliner memang bisa dibilang cukup wow. Banyak orang yang mulai berani masuk ke sektor ketat persaingan ini. Masuk ke dunia bisnis kuliner memang bukan hal sepele. Bisnis ini merupakan satu bisnis yang ngeri-ngeri sedap, betapa tidak, setiap tahunnya, ada saja pesaing baru yang muncul.

Berbicara soal bisnis kuliner, ada banyak ragam yang bisa kita coba sebenarnya. Mulai dari yang ringan-ringan macam bisnis jual makanan sarapan, atau bisnis kuliner rumahan, atau bisnis jajan dan camilan anak-anak, sampai bisnis bermodal cukup besar macam mini cafe, cafe atau coffee shop, atau usaha restoran. Sah-sah saja untuk membuka bisnis yang sebenarnya bermodal besar, namun kita buat agar jadi bermodal kecil, namun tentu akan lebih memudahkan jika kita memiliki modal yang besar bukan?

Berbicara soal modal, tidak hanya soal uang, kita juga perlu melakukan hal-hal di bawah ini sebelum memutuskan untuk membuka coffee shop:

1. Wajib tahu tentang perkopian

Sebagai owner atau orang yang berkecimpung di bidang coffee shop, masa kita tidak tahu soal “barang dagangan” kita sendiri? Kita wajib tahu apa-apa tentang kopi agar nantinya, kita bisa menjawab apa-apa yang konsumen tanyakan pada kita. Ya masa owner coffee shop tidak tahu jenis kopi, apa anggapan konsumen nanti. Selain jenis kopi, kita juga perlu mengetahui mesin-mesin apa saja yang dipakai untuk membuat secangkir latte atau espresso dan bagaimana resep yang enak untuk secangkir americano, dan banyak lainnya. Belajar itu perlu. Apalagi kita akan membuka bisnis yang membuka peluang informasi baru. Terbuka dengan informasi baru yang ada akan lebih memudahkan kita dalam mengembangkan bisnis ini nantinya. Jangan ragu untuk berdiskusi dengan konsultan bisnis yang memang sudah terjun di bidang ini ya!

Baca Juga :  Usaha Kafe Mengalami Kendala? Cari Solusinya Disini

2. Pastikan modal cukup untuk konsep Coffee shop Anda

Hal ini yang seringkali menjadi kendala. Dalam membuka bisnis coffee shop, terkadang kita terlalu fokus kepada pengkonsepan. Hal ini akan sangat berbahaya di kantong. Terkadang dengan detail konsep yang menarik, memang kita akan mendapatkan potensi keuntungan yang oke, tetapi jangan sampai hal ini menghabiskan lebih banyak dari apa yang kita dapatkan. Keluarkan secukupnya, untuk mendapatkan hasil semaksimal mungkin, kita perlu memegang prinsip tersebut. Sisa modal yang ada bisa kita apply ke hal lain seperti promosi misalnya. Jadi, modal tidak harus dihabiskan pada konsep ya.

3. Kumpulkan informasi sebanyak mungkin dari coffee shop-coffee shop sekitar Anda

Prinsip ATM atau Amati, Tiru dan Modifikasi tidak ada salahnya. Dengan “mengambil” poin plus dari coffee shop-coffee shop di sekitar Anda, kita bisa memaksimalkan keuntungan lho. Lakukan semacam survey di coffee shop-coffee shop hits di sekitar anda untuk mengetahui dimana daya tariknya. Setelah tahu, kita bisa memodifikasi poin plus yang mereka miliki untuk kemudian diaplikasikan ke bisnis kita bukan? Terkadang kita terlalu berfokus diam di coffee shop atau terlalu sibuk mengurus coffee shop kita sehingga mengabaikan hal satu ini. Nongkrong lah sekali-kali di coffee shop lain untuk mengetahui bagaimana pengelolaanya, atau mungkin menu yang disajikan, range harga dan interior yang digunakan. Hal ini dapat menambah inspirasi bukan?

Baca Juga :  5 Tips Memilih Konsultan Cafe Terbaik

4. Binsis ini bukan hal yang bisa asal jalan atau asal jadi

Buka bisnis Coffee shop memang kini menjadi tren baru apalagi di kalangan anak muda. Apalagi semenjak film dan buku tentang barista dan perkopian itu muncul, semakin banyak anak-anak muda yang “mendadak barista”. Tidak salah memang mengikuti arus dengan latah membuka coffee shop, namun satu hal yang perlu Anda ketahui adalah bisnis ini bukan bisnis yang bisa “asal jadi dulu lah”, dipikir kemudian. Tidak semudah itu. Dalam membuka bisnis ini banyak hal perlu dipertimbangkan guna mendapatkan keuntungan yang diharapkan. Tidak mau kan setelah keluar dana yang besar tapi coffee shop anda tidak berjalan sesuai dengan harapan?

5. Pikirkan tentang kesan pertama

Kesan pertama konsumen sangat penting. Kita wajib tahu bagaimana “membuka” mata konsumen atau bagaimana memberikan kesan baik di kunjungan pertama. Karena seperti yang kita ketahui bersama bahwa kita memang membutuhkan pelanggan baru, namun pelanggan lama juga sangat berarti bukan? Mendapatkan langganan merupakan hal penting dalam keberlangsungan bisnis ini, jadi buat kesan pertama semenarik mungkin. Sebisa mungkin buat konsumen atau pelanggan “jatuh cinta tidak butuh waktu lama” dengan coffee shop Anda ini. Memang bukan hal yang mudah, namun bisa diusahakan.

Baca Juga :  Keuntungan Usaha Cafe Belum Maksimal? Coba Cara Ini!

Salah satu caranya adalah dengan memastikan dengan betul bahwa makanan yang kita sajikan enak, dan memiliki konsistensi rasa enak yang berlangsung lama. Mudahnya begini, terkadang ada yang ketika di tes enak, lalu lolos QC dan masuk menu, namun ketika dihidangkan kepada konsumen, kualitas enaknya menurun, itu bisa saja terjadi. Hal ini mungkin karena banyaknya konsumen yang datang disatu waktu bersamaan sehingga membutuhkan waktu penyajian yang cepat. Nah pastikan bahwa himpitan waktu penyajian yang cepat tidak membuat rasa sajian menjadi tidak maksimal. Karena satu yang akan dinilai konsumen adalah makanan atau minuman yang kita sajikan. Sekali mereka menemukan celah “tidak enak” di makanan atau minuman kita, akan sulit membuat mereka kembali. Jadi kesan pertama, terutama soal makanan dan minuman yang disajikan, itu penting dan perlu menjadi perhatian.

Nah sudahkah Anda melakukan hal-hal di atas? Baiknya, dalam membuka bisnis ini tidak hanya karena dasar “pengen aja buka bisnis” namun  dibarengi dengan kesungguhan dan pengetahuan agar bisnis coffee shop ini dapat berlangsung lama dan “tahan badai”. Tidak sedikit yang memutuskan untuk berhenti ketika di tengah jalan mengalami masalah dalam pengelolaan usaha ini. Padahal sebenarnya, kita hanya perlu mencari solusinya pada yang lebih berpengalaman di bidang usaha ini. Ketika mengalami kendala dalam bisnis, kita bisa mencari solusinya dengan menggunakan jasa konsultan bisnis. Belum tahu tentang info konsultan bisnis yang kredibel? Silahkan buka tab partnership di web ini ya! Semoga dapat membantu!