8 Jenis Kopi Arabika Yang Tidak Asam Aman Untuk Lambung

Kopi Arabika memiliki tingkat keasaman yang lebih rendah dibanding pesaingnya yaitu Kopi Robusta. Kopi Arabika sendiri memiliki beragam jenis yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Kondisi tanah, cuaca, cara penanaman yang berbeda ini membuat cita rasa dan keasamannya berbeda pula. Berikut ini beberapa jenis kopi Arabika yang tidak asam aman untuk lambung sehingga cocok untuk pecinta kopi pemula dan yang bermasalah dengan lambung:

1. Kopi Jawa

Jenis kopi Arabika yang tidak asam salah satunya adalah Kopi Jawa atau Gold Arabica. Kopi ini cocok untuk pecinta kopi namun memiliki masalah dengan lambung. Pemrosesan kopi dengan cara basah, kelembapan tanah, suhu udara dan kelembapan tanah membuat tingkat keasaman kopi Jawa ini tidak tinggi bahkan tergolong tidak asam.

Metode giling basah dalam pemrosesan Kopi Jawa juga membuat cita rasanya tidak setajam kopi Sumatera atau Sulawesi. Namun rasa dan aroma rempahnya lebih unggul dan cocok untuk yang bermasalah dengan lambung.

2. Kopi Kalosi Toraja

Kopi ini bahkan memiliki julukan “Queen of Coffee” karena tingkat keasamannya yang rendah. Selain itu rasa Kopi Kalosi Toraja sangat lembut dan berasa floral dan fruity. Rasanya tajam beraroma tanah dan rasa pahitnya menonjol namun berkebalikan dengan kadar asamnya yang sangat rendah.

Baca Juga :  Cafe Brick, Tempat Nongkrong di Jogja 24 Jam Paling Inspiratif

3. Kopi Wamena

Tingkat keasaman Kopi Wamena tergolong sedang dan memiliki sensasi floral. Kopi Wamena terkenal dengan rasa yang balance dan smooth, cocok untuk yang tidak menyukai kopi dengan keasaman yang tinggi. Teksturnya ringan, minim ampas, harum serta tidak meninggalkan rasa asam pada lidah setelah meminumnya atau aftertaste. Sehingga tidak hanya aman untuk lambung, penikmat kopi juga sebentar saja merasakan keasaman kopi Wamena yang di lidah pun rasa pahit segera hilang.

4. Kopi Gayo

Kopi ini termasuk populer bahkan di kancah internasional. Pecinta kopi pemula akan menyukai kopi ini karena tidak terlalu tidak asam serta kaya akan rasa seperti cokelat dan karamel. Rasanya memang kuat namun kadar keasamannya rendah dan tidak pahit.

Hal tersebut membuat lidah pecinta kopi pemula mudah menyesuaikan tingkat keasamannya. Metode pemrosesan biji dengan cara dry prosess membuatnya memiliki rasa manis. Kopi gayo menjadi jenis kopi Arabika yang tidak asam dan aman bagi lambung.

5. Kopi Mandailing

Kopi ini tersedia secara terbatas karena fasilitas prosesnya yang kurang. Jenis kopi Mandailing terkenal dengan aroma buahnya dan rasanya yang manis. Dengan karakteristik seperti itu, keasaman Kopi Mandailing tergolong rendah sehingga cocok untuk pemula atau yang bermasalah dengan lambung. Bahkan kopi yang berasal dari Tanah Sumatera ini adalah kopi dengan tingkat keasaman terendah atau tidak asam dibanding Kopi Sumatera lainnya.

Baca Juga :  Ini Dia Tempat Makan Cozy di Jogja

6. Kopi Sidikalang

Termasuk kopi asal Sumatera yang juga memiliki tingkat keasaman yang rendah.  Kopi Sidikalang memiliki rasa pahit khas cokelat yang tidak dimiliki oleh kopi jenis lainnya. Rasa cokelat membantu penikmat kopi pemula untuk menyesuaikan perut agar tidak kaget dengan asam kopi. Jika penikmat kopi baru atau bermasalah dengan lambung, kopi Sidikalang dapat menjadi pilihannya.

7. Kopi Kintamari

Kopi asal Bali ini sudah terkenal hingga berbagai negara di Amerika dan Eropa karena tingkat keasamanya yang rendah. Rasanya yang ringan dan beraroma citrus cocok untuk penikmat kopi pemula. Proses penanaman yang dilakukan secara tumpang sari dengan buah dan sayur membuat kopi ini berasa asam dan manis yang seimbang. Jika berlibur ke Bali dan ingin menikmati kopi khas Bali, Kopi Kintamari ini menjadi pilihan, liburan lancar tanpa kembung.

8. Kopi Lintong

Kopi ini berasal dari Sumatera Utara beraroma perkebunan dengan rempah-rempah khas Sumatera. Berstekstur kental namun lembut. Kualitas Kopi Lintong sangat bagus bahkan laris di pasar Internasional. Keunggulannya ialah tingkat keasaman rendah atau tidak asam oleh sebab itu kopi ini sangat diminati penikmat kopi bahkan dari luar Indonesia.

Baca Juga :  Proses Penanaman, Pengolahan Dan Kelebihan Kopi Arabika Papua

Itulah jenis Kopi Arabika yang tidak Asam aman untuk lambung. Jika masih dirasa kembung, dapat pula menambahkan gula, susu atau madu sebagai pelengkap dan penetralisir di dalam lambung. Bagi penikmat kopi pemula, kopi-kopi jenis tersebut sangat dianjurkan untuk dicoba selain karena cita rasanya yang unik dan kaya akan rasa lain, juga tidak asam sehingga dapat menyesuaikan dengan lambung yang masih belum terbiasa dengan asam kopi yang tinggi.