Mengenal Lebih Dekat Kopi Arabika Wonosobo

Wonosobo adalah wilayah yang berada diantara gunung sumbing dan sindoro. Wilayahnya yang berada di dataran tinggi dan strategis  sangat cocok untuk membudidayakan tanaman kopi.  Hamparan berhektar-hektar perkebunan kopi akan terlihat di sepanjang lereng gunung di kabupaten Wonosobo. Kopi arabika Wonosobo adalah julukan kopi yang dihasilkan dari wilayah ini.

Perluasan wilayah perkebunan kopi arabika Wonosobo terus dilakukan pemerintah setempat mengingat potensi wilayah dan kopi arabika yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Peminat kopi arabika ini juga semakin banyak sehingga kebutuhan produksi kopi juga semakin meningkat. Namun banyak yang belum mengetahui tentang kopi dari Wonosobo ini. Berikut penjelasannya :

Sejarah Perkebunan Kopi Arabika Di Wonosobo

Awal mula budidaya kopi arabika ini dilakukan di desa Bowongso, kecamatan Kalikajar, kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Dari sini lah perkebunan kopi arabika ini mulai dikenal dan semakin berkembang sampai saat ini.

Luas area kebun kopi arabika ini sekitar 625,5 hektar meliputi Kecamatan Kalikajar, Sapuran, Kertek, Wonosobo, Watumalang Mojotengah, Kejajar, Dan Kecamatan Garung dengan produksi kopi mencapai 230 ton dalam sekali panen.

Baca Juga :  Ini Dia Tempat Makan Cozy di Jogja

Jenis-Jenis Kopi Arabika Yang Di Budidaya Di Wonosobo

Banyak jenis kopi arabika yang bisa dibudidayakan di Indonesia. Khususnya di kabupaten Wonosobo ada 6 jenis kopi arabika yang d budidayakan oleh petani. Arabika slukatan, arabika mlandi, arabika tambi, arabika sontonayan, arabika butuh, dan arabika bowongso.

Jenis-jenis arabika tersebut yang biasanya dibudidayakan. Semakin banyak jenis kopi yang ditanam maka akan semakin banyak juga variasi kopi arabika yang dihasilkan. Kopi arabika Bowongso merupakan maestro kopi arabika dari Wonosobo.

Karakter Rasa Kopi Arabika Wonosobo

Banyak citarasa khas yang dapat dinikmati dari kopi arabika ini. Manis, tidak terlalu kuat, dengan tingkat keasamaan yang rendah dan rasa manis yang menyerupai coklat akan dirasakan saat menikmati kopi ini. Aroma yang lembut, dan berkarakter menjadi khas  lain kopi arabika ini. Rasa manis, asam dan pahit akan terasa menyatu dengan perpaduan yang pas dari kopi arabika ini.

Wonosobo yang merupakan daerah lereng gunung selain cocok untuk budidaya tanaman kopi, juga sangat cocok untuk budidaya tembakau. Umumnya para petani akan melakukan system tanam tumpang sari antara tanaman kopi dengan tanaman tembakau. Karena adanya sifat higroskois tanah dan tanaman dapat menyebabkan kopi arabika yang ditanam bisa beraroma tembakau.

Baca Juga :  Mengenal Beberapa Jenis Kopi Arabika Indonesia Yang Mendunia

Proses Tradisional Pengolahan Kopi Arabika Dari Wonosobo

Kebanyakan para petani kopi masih melakukan pengolahan biji kopi untuk menjadi kopi yang siap diseduh dengan menggunakan cara tradisional.  Proses fermentasi dan roasting juga masih dilakukan dengan cara yang tradisional.

Proses ini dianggap mampu memberikan dan mempertahankan cita rasa alami kopi arabika. Meskipun beberapa produsen kopi di Wonosobo sudah melakukan proses pengolahan dengan metode lain. Hal ini dipengaruhi dengan permintaan kopi arabika ini yang terus meningkat.

Harga Kopi Arabika Wonosobo

Banyak yang menyukai aroma unik dan rasa manis yang khas dari kopi arabika ini. Untuk mendapatkan kopi terbaik, para petani kopi Wonosobo melakukan produksi kopi dengan proses yang panjang dan teliti. Karena hal tersebut harga kopi arabika Wonosobo mencapai Rp. 40.000/ 250 gr. Harga ini sewaktu-waktu bisa berubah mengikuti harga pasaran kopi arabika.

Penjualan Kopi Arabika Dari Wonosobo

Untuk penikmat kopi yang penasaran dan ingin mencicipi kopi arabika asli dari Wonosobo tidak perlu datang langsung ke lokasi perkebunan di Wonosobo. Berbagai toko oleh-oleh bahkan toko online dan situs penjualan banyak menawarkan kopi arabika yang siap. Penikmat kopi hanya tinggal memesan brand kopi apa Yang diinginkan dan ukuran yang ingin dipesan, maka pesanan kopi akan sampai ke alamat.

Baca Juga :  Alasan Café Brick Enak Buat Nongkrong

Kenikmatan rasa dan aroma kopi yang diseduh relative dari masing-masing orang yang mencicipinya. Karena karakter kopi yang disukai pasti akan berbeda. Faktor rasio penyeduhan, suhu air, gilingan kopi juga metode penyeduhan akan sangat mempengaruhi cita rasa kopi yang dihasilkan. Kopi arabika ini menjadi hal menarik yang patut dicoba bagi para penikmat kopi di Indonesia bahkan mancanegara. Yakinlah kepuasan akan dirasakan setelah mencoba kopi arabika ini.