Asal Mula, Karakteristik, Serta Fakta Unik Dari Kopi Arabika Kerinci

Kopi Arabika Kerinci

Bagi penikmat kopi, kopi jenis arabika tentu yang paling diminati. Salah satu kopi arabika terbaik di Indonesia adalah kopi arabika Kerinci yang tumbuh di Jambi. Berikut ulasan tentang kopi Arabika Kerinci:

Asal-Usul Kopi Arabika Kerinci

Asal mula kopi arabika Kerinci yaitu dari seorang petani asal Kerinci bernama Yakub. Pada tahun 1999, ia mencoba menanam berbagai jenis kopi dalam satu lahan. Menurutnya, tujuan menanam berbagai jenis kopi dalam satu lahan adalah untuk memilih jenis yang memiliki cita rasa terbaik.

Waktu itu ada hampir 1000 jenis tanaman kopi yang berasal dari 5 jenis kopi yang ditanam pada satu lahan. Dengan membudidayakan kelima jenis kopi tersebut secara bersamaan, Yakub menjadi paham tiap karakteristik masing-masing kopi. Ia pun mulai mencoba menggabungkan kelima jenis kopi tersebut dalam satu seduhan kopi dan ternyata mempunyai rasa yang special.

Mulai saat itu Yakub mulai membudidayakan kopi Kerinci. Hingga pada tahun 2009 sebuah badan pemerintah bernama Lembaga Tubuh Alami mencoba ikut membantu membudidayakan. Lembaga ini mengerahkan tenaga petani binaan yang berasal dari masyarakat sekitar. Dengan nama “green bean”, kopi ini makin berkembang hingga bisa ekspor ke berbagai Negara di dunia.

Baca Juga :  Café Paling Ter Hitz di Jogja

Karakteristik Kopi Arabika Kerinci

Karakteristik dari kopi ini dikenal unik dibanding kopi jenis lain. Kopi ini menurut penikmatnya dapat memberikan rasa asam, pahit, sepat, manis namun lembut menjadi satu dalam mulut. Bahkan Q grader menilai rasa kopi ini merupakan gabungan dari 5 varietas kopi yang ada di sumatera. Berikut karakteristik kopi ini:

  • Rasa. Kopi Kerinci memiliki rasa yang fruty, namun memiliki after taste yang manis. Beberapa orang menilai rasa kopi Kerinci mempunyai rasa agak asam mirip buah lemon.
  • Aroma. Kopi ini sering disebut beraroma rempah-rempah. Namun sedikit diselingi dengan aroma cokelat. Hal inilah yang merupakan daya tarik penikmatnya.
  • Bentuk. Bentuk atau body dari biji kopi ini tebal.
  • Tingkat Keasaman (Acidity). Kopi ini juga dikenal memiliki tingkat keasaman yang tinggi. Walaupun memiliki tingkat acidity yang tergolong tinggi, kopi ini tetap memiliki rasa manis yang alami.

Fakta-Fakta Unik Kopi Arabika Kerinci

Terdapat beberapa fakta unik seputar kopi arabika Kerinci. Hal ini dapat memperkaya pengetahuan tentang kopi yang berpredikat sebagai kopi terbaik di Indonesia ini. Berikut fakta unik dari kopi arabika Kerinci yang bisa diketahui:

Baca Juga :  5 Tips Memilih Konsultan Cafe Terbaik

1. Memiliki Sertifikat Indikasi Geografis (IG)

Kopi arabika Kerici pada tanggal 26 April 2017 telah mendapat Sertifikat IG dengan nama “Kopi Arabika Sumatera Koerintji”. Diberikan langsung oleh Dirjen Kekayaan Intelektual Kemenkum dan Ham, Aidir Amin Daud kepada Bupati Kerinci Adi Rozal.

2. Berpredikat Kopi Terbaik Di Indonesia

Kopi arabika Kerinci ternyata telah memiliki predikat sebagai kopi terbaik se Indonesia. Predikat ini diberikan saat diadakan sebuah Festival Kopi Di Jakarta sekitar tahun 2017. Kopi ini merupakan peraih kategori kopi speciality terbaik di Indonesia.

3. Digunakan Untuk Alat Transaksi Pembelian Pesawat Sukhoi

Kepopuleran kopi arabika Kerinci sudah tidak diragukan lagi. Kopi ini bahkan digunakan sebagai alat transaksi pembayaran pembelian pesawat Sukhoi. Hal ini sangat menguntungkan petani kopi kerinci yaitu dalam hal peningkatan daya jual ke kancah Internasional. Selain itu dapat lebih memperkenalkan kopi Kerinci ke ranah mancanegara.

4. Memiliki 5 Citarasa Kopi Terbaik Di Indonesia Dalam Sekali Tegukan

Dalam sekali tegukan kopi arabika Kerinci, dikenal memiliki perpaduan dari 5 citarasa kopi terbaik di Indonesia. Lima kopi tersebut yaitu Sigarar Utang, Gayo, Andung Sari, S-795, dan P88. Kopi ini memiliki skor sertifikasi kopi speciality sebesar 86,25 dan dikategorikan sebagai speciality grade.

5. Menjadi Wakil Indonesia Dalam Festival Kopi Internasional

Kopi arabika Kerinci sempat mewakili Indonesia dalam festival kopi internasional yang digelar di Vienna dan Budapest. Hal tersebut membuat kopi ini pada tahun 2018 lalu, kembali terpilih sebagai salah satu produk unggulan perkebunan kopi di Indonesia. Tidak hanya kopi arabika Kerinci, turut juga kopi Gayo, kopi Toraja, serta kopi unggulan Indonesia lain.