Pecinta Kopi Harus Tau, Ini Perbedaan Kopi Arabika Dan Robusta

Penggemar kopi pasti sangat familiar dengan istilah kopi arabika dan robusta. Ada baiknya kegemaran minum kopi tidak hanya terbatas pada kesukaan minum namun didasari pengetahuan mengenai keduanya. Diantara ke dua jenis kopi tersebut memiliki ciri khas masing-masing yang sama-sama menjadi daya tarik.

Penjelasan mengenai kedua jenis kopi antara arabika dan robusta akan memberikan gambaran yang spesifik. Sehingga akan mampu membantu dalam pemilihan kopi yang akan dinikmati. Berikut ini adalah penjelasannya;

Bentuk, Rasa Dan Budidaya Kopi Arabika

Kopi arabika memiliki jumlah yang sangat besar dalam penguasaan pasar. Diperkirakan jumlah kopi ini sekitar 70% – 75% dari total keseluruhan jumlah kopi yang ada. Harga yang cenderung lebih tinggi dikarenakan proses panen yang harus menunggu relatif lama.

Kopi arabika menjadi banyak favorit pecinta kopi. Untuk pencintanya menikmati secangkir kopi menjadi rutinitas yang tidak boleh terlewatkan. Inilah penjelasan lengkap mengenai kopi arabika:

1. Tampilan Kopi Arabika

Dari segi bentuk fisik kopi arabika dan robusta memang sangat berbeda. Hal ini sudah terlihat jelas dari bentuk pohon dan pada bijih kopi itu sendiri. Tampilan pohon kopi arabika memiliki tinggi 4,5 – 5 meter. Ini menjadikan pohon kopi arabika lebih tinggi daripada kopi robusta.

Baca Juga :  Rekomendasi 5 Kopi Arabika Paling Enak Di Indonesia

Sedangkan untuk biji kopi yang akan diolah menjadi bubuk kopi siap pakai memiliki tampilan yang langsung dapat dibedakan. Yaitu bentuk biji yang oval dan terlihat lebih lonjong serta langsing.

2. Cita Rasa Kopi

Rasa yang diberikan oleh kopi arabika cenderung memiliki rasa yang lebih lembut dan dapat diterima oleh lambung. Memiliki kandungan kafein yang lebih rendah hampir setengah dari kopi robusta. Kadar kafein dalam kopi arabika hanya sekitar 0.8 – 1,5%.

Rasa enak dari kopi arabika tidak terlepas dari kandungan gula dan lemak yang tinggi. Ini membuat kopi arabika lebih memiliki cita rasa manis. Sehingga rasa kopi yang tercipta tidak sangat pahit dan ramah untuk dikonsumsi.

3. Proses Budidaya

Dari segi proses pembudidayaan kopi arabika terbilang lebih sulit jika dibandingkan kopi robusta. Pohon arabika akan tumbuh lebih subur dan berbuah banyak jika ditanam di ketinggian 700-1700 mdpl.