Sejarah Dan Keunggulan Kopi Arabika Bowongso

Bicara kopi tentu sudah bukan hal yang asing lagi sekarang. Kopi yang dulu hanya dinikmati oleh pria bahkan kini sudah menjadi minuman favorit bagi sebagian wanita. Salah satu kopi yang memiliki citarasa unik dan kualitas terbaik adalah kopi arabika bowongso. Berikut ini penjelasan singkat mengenai kopi arabika yang satu ini. Mari kita simak ulasannya:

Profil Singkat Desa Kopi Arabika Bowongso

Kopi arabika bowongso tumbuh di dataran tinggi desa Bowongso. Bowongso sendiri merupakan salah satu desa yang terletak di kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Desa ini berada di kawasan lereng gunung sumbing dan menjadi desa tertinggi disana.

Terletak pada ketinggian 1450 mdpl dengan suhu rata- rata 18-25°C dan tingkat kelembaban mencapai 65-85%. Dengan keadaan geografis yang sangat mendukung tersebut, desa ini mampu menghasilkan kopi arabika dengan kualitas yang tidak kalah dengan biji- biji kopi yang berasal dari sumatera, bali bahkan papua.

Sejarah Singkat dan Budidaya Kopi Arabika Bowongso

Pada tahun 2009, Dinas Pertanian Wonosobo mensosialisasikan mengenai upaya pencegahan longsor dengan menanam pohon kopi. Awalnya kopi digunakan untuk konservasi karena lahan pegunungan tersebut digunakan untuk tanaman semusim.

Baca Juga :  Keunggulan Kopi Arabika Bajawa Ini Wajib Diketahui Para Pencinta Kopi

Namun kemudian kopi menjadi tumpang sari untuk tembakau dan tanaman pangan. Biji kopi sendiri berasal dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao di Jember. 20 petani anggota poktan (kelompok tani) secara bertahap menanam kopi berbagai varietas dan kopi bowongso menjadi kopi paling muda di lereng gunung sumbing.

Dalam proses budidaya kopi arabika bowongso, petani selalu mengikuti syarat Masyarakat Pelindung Indikasi Geografis (MPIG). Diantaranya yaitu meminimalkan olah tanah, menghindari penggunaan pupuk kimia dan obat tanaman yang justru akan membahayakan pohon kopi.

Selain itu pemangkasan daun yang sudah layu atau terjangkit hama harus segera dilakukan agar pohon kopi bisa tumbuh dengan subur dan baik. Pemetikan biji kopi juga harus menunggu hingga biji kopi matang yang ditandai dengan warna merah menyerupai ceri.

Keunikan Pengolahan Kopi Arabika Bowongso

Biji kopi yang telah dipanen dan diolah sedemikian rupa kemudian hanya dipasarkan atau dijual melalui satu pintu yaitu melalui poktan Bina Sejahtera dengan bentuk roast bean dan bubuk. Tidak ada kedai kopi khusus maupun lapak online sehingga siapapun yang ingin menikmatinya harus pergi langsung ke bowongso.