Buka Cafe Baru: Do and Don’t’s

Berbisnis memang begitu menarik sepertinya. Tidak sedikit orang yang mencoba keberuntungan di sektor bisnis dan kemudian berhasil. Namun, tidak sedikit pula yang gagal di percobaan pertama. Hal ini bukan tanpa sebab, berbisnis memang penuh tantangan dan greget. Semakin kita berani menghadapi tantangan ada dua opsi yang mungkin kita dapatkan yakni, jika kita berhasil melewati tantangan tersebut ya bisnis akan semakin meningkat, kalau gagal ya berarti siap-siap dengan kerugian. Hal ini sangat wajar dalam bisnis.

Dunia bisnis memang ngeri-ngeri sedap. Terutama untuk pebisnis pemula yang masih harus “dituntun” lah istilahnya. Namun jangan takut untuk memulai bisnis karena semakin muda Anda memulai bisnis, semakin bagus. Banyak yang baru memulai di masa pensiun, juga tidak masalah. Asalkan ada niat dan motivasi kuat untuk membangun bisnis Anda, bukan tidak mungkin bisnis Anda akan berhasil.

Nah teruntuk Anda yang baru akan memulai usaha atau bisnis, ada baiknya kita perlu mempelajari lebih banyak tentang seluk-beluk dunia bisnis yang akan kita jalani. Menjajal peruntungan di dunia bisnis, apalagi untuk bisa survive di ranah bisnis kuliner tidak semudah itu. Terkadang ada yang berpikir bahwa bisnis itu “ah yang penting jalan aja dulu”, pikiran semacam ini perlu kita kesampingkan terlebih dahulu ya.

Berbisnis itu tidak boleh asal jalan atau seadanya. Berbisnis itu perlu dipikirkan matang-matang karena terkait dengan uang. Orang tentu sensitif dengan hal yang satu ini bukan? Apalagi dalam membuka bisnis kuliner yang notabene bermodal tidak sedikit. Kita tentu mengharapkan keuntungan bukan? Dengan modal yang tidak sedikit tersebut harapannya kita bisa mendapatkan keuntungan maksimal, bukan begitu?

Nah hal ini seringkali belum menjadi perhatian dalam membangun bisnis apalagi bisnis cafe baru. Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya bahwa untuk bisa bertahan di sektor bisnis kuliner tidaklah mudah. Namun bisa kita usahakan semaksimal mungkin dari awal. Jika Anda baru akan membuka bisnis cafe, berikut beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan di awal saat Anda akan membuka usaha cafe:

Baca Juga :  Berpartner Dengan Konsultan Bisnis Cafe? Apa saja Keuntungannya? Cek Disini
Do Don’t
1. Jangan paksakan konsep

Orang seringkali terlalu berfokus pada konsep cafe yang bagus sehingga “menelantarkan” bidang lainnya yang juga membutuhkan pembiayaan yang tidak sedikit, seperti promosi misalnya. Terkadang saking semangatnya orang akan mencurahkan sebagian besar modal guna mewujudkan konsep yang apik. Tidak salah, memang, hanya kurang balance dan kurang bijak rasanya.

1. Menggunakan sebagian besar modal untuk mewujudkan konsep

Menggunakan sebagian besar modal untuk mewujudkan konsep memang boleh saja, dan itu hak Anda, namun cukup beresiko sepertinya. Apalagi mengingat ini baru awal usaha, kita tidak tahu bagaimana keberlangsungan usaha ini, sebaiknya tidak terlalu memaksakan modal hanya untuk mewujudkan konsep saja

2. Memilih menu yang seimbang

Dalam membuka usaha cafe baru, ada baiknya kita mencari tahu terlebih dahulu menu apa saja yang banyak digemari konsumen. Di masa transisi ini, sebaiknya kita perlu menyediakan menu makanan dan minuman yang balance dan tidak terlalu banyak. Mengapa? Semakin banyak menu yang disajikan berarti kita juga wajib menstock bahan baku, yang berarti, pengeluaran kita di awal juga akan lebih besar

2. Pemilihan menu yang banyak dan bervariatif

Mengapa pemilihan menu yang banyak dan  bervariatif justru diletakkan di kolom don’ts? Hal ini karena kita sebenarnya hanya perlu berfokus kepada makanan dan minuman apa yang kira-kira banyak dilirik pelanggan. Ingat, semakin banyak menu, semakin banyak modal. Hal ini perlu kita pertimbangkan.

3. Memaksimalkan dana yang kita miliki

Memaksimalkan dana yang kita miliki bisa menjadi hal yang bijak. Dengan tanpa melakukan pinjaman, bisnis yang kita bangun ini berdiri dari pure modal yang kita miliki sehingga dapat langsung kita cari tahu keuntungannya. Dengan tanpa melakukan pinjaman, kita juga akan lebih berfokus mengelola cafe tanpa ada beban kewajiban membayar cicilan.

3. Meminjam dana tanpa perhitungan

Seringnya, karena kekurangan modal yang ada kita akan mencari celah lain yang bisa kita masukin untuk mendapatkan suntikan dana. Sah-sah saja sih, asal dengan perhitungan yang tepat, jangan sampai hanya karena ingin gas pol di awal, kita jadi terlilit hutang dan kemudian gagal bayar di kemudian harinya. Jangan sampai ya!

4. Berpartner dengan konsultan bisnis

Seperti yang sudah disampaikan di artikel sebelumnya bahwa menjalin partnership dengan konsultan bisnis akanmemberikan Anda keuntugnan yang tidak main-main. Selain keuntungan dalam bentuk materi, berpartner dengan konsultan bisnis juga bisa memberikan banyak informasi dan pengetahuan apalagi untuk kita pebisnis baru.

4. Menjalankan bisnis cafe sendiri

Sebenarnya boleh saja mengelola dan menjalankan bisnis cafe Anda sendiri, hanya saja, Anda mungkin tidak mendapatkan keuntungan dari partnership. Ketika ada problem yang mungkin muncul di kemudian hari, Anda harus siap untuk menghandle-nya sendiri. Berbeda dengan jika kita menjalin kerjasama dengan konsultan bisnis, segala yang datang akan dipikirkan bersama. Jadi pilih mana?

5. Promosi yang sesuai target

Dalam membuka bisnis cafe ini kita tentu memilki target bukan? Target disini merupakan sasaran bisnis yang akan Anda jalankan. Seperti misalnya dalam bisnis ini Anda akan berfokus pada millenial atau remaja atau cafe untuk keluarga. Nah dari sini kita bisa me-match-kan strategi promosi mana yang tepat dengan target kita. Jangan sampai mengeluarkan modal yang banyak namun zonk karena tidak sesuai dengan target yang kita tuju.

5. Promosi besar-besaran, gas pol lah pokoknya!

Gas pol tanpa tahu target pemasaran kita bisa berakhir bahaya. Tidak hanya sepi pengunjung, namun resiko gulung tikar pun ada jika kita tetap melanjutkan hal ini. Akan lebih baik dan lebih bijak jika kita tidak menghamburkan modal tanpa tahu tujuan yang jelas. Ingat, pengelolaan modal merupakan hal yang sangat penting dalam bisnis ini.

6. Tetap tenang dan kokoh menghadapi problem yang ada

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya bahwa membuka bisnis merupakan satu hal yang penuh tantangan dan resiko. Sebagai pebisnis sudah merupakan hal yang wajar, untuk memiliki sifat pekerja keras dan pantang menyerah. Sikap tenang dalam menghadapi problem yang ada akan memudahkan jalan kita. Dan berlaku sebaliknya.

6. Berhenti berjuang

Memutuskan untuk berhenti juga memang sebuah opsi, namun sebaiknya tidak kita lakukan jika memang benar-benar ingin membuka usaha. Jangan lantas lemas dan menyerah ketika masalah datang. Karena semua masalah ada solusinya. Seperti kata pepatah yang mengatakan bahwa “Every problem has solution, but you should know where to ask.” kita sebagai pebisnis wajib memegang prinsip tersebut.

 

Nah itu tadi beberapa hal yang boleh dan tidak boleh kita lakukan dalam membuka cafe baru. Semoga setelah membaca artikel ini Anda dapat memilah mana yang boleh mana yang tidak ya! Selamat mencoba!